|
Rabu, 16 April 2008 11:04 |
|
Sripo-online.com PALEMBANG, Peminat calon perseorangan atau independen yang akan ikut pemilukada hanya mengirim utusan mengikuti sosialisasi. Mereka mencari tahu lebih dahulu lewat wakil mereka mengenai syarat-syarat pendaftaran untuk calon perseorangan. Termasuk mantan Pangdam II/Sriwijaya Syahrial BP Peliung yang disebut-sebut maju sebagai calon perseorangan juga hanya mengirim utusan. Namun tidak tampak yang mewakili mantan Gubernur Sumsel Rosihan Arsyad yang konon juga akan ikut nyalon Gubernur Sumsel 2008-2013. Hanya satu calon yang hadir secara langsung mengikuti sosialisasi calon perseorangan, yakni Chairil Malik.
Sosialisasi yang berlangsung di KPU Prov Sumsel, Selasa (15/4), dihadiri puluhan hadirin. Kursi yang disediakan KPU Sumsel terisi penuh. Umumnya mereka hanya ingin tahu soal calon perseorangan. Jumlah tamu yang hadir relatif sama banyak dengan jumlah wartawan yang mengikuti sosialisasi juga. Namun dari penelusuran ternyata yang hadir dalam sosialisasi calon independen bukan hanya untuk mengikuti Pilgub Sumsel tapi juga Pilbup OKI dan Pilbup Lahat. Seperti diketahui Pilkada di Lahat dan OKI juga terbuka untuk calon independen. Seorang peserta, Ikhsan Nazar mengaku utusan dari bakal calon independen Bupati OKI. Sedangkan dari Lahat Novran Marjani mengaku utusan salah seorang bakal calon perseorangan di Lahat. Namun ia tidak bersedia mengungkapkan orang yang diwakilinya. Saya hanya mencarikan informasi saja. Lagi pula dia masih keluarga, ujar Ikhsan mengaku. Sedangkan Novran juga mengaku sama. Ia tak mau menyebut calon yang mengutusnya. Menurutnya ia hanya ingin mengetahui mekanisme pencalonan. Sedangkan dukungan untuk calonnya masih dalam tahap penggalangan di tengah masyarakat. Sekarang calonnya masih disimpan. Tunggu tanggal mainnya saja. Tetapi kita mempersiapkan lebih dini, ujar Novran yang mengaku pernah terlibat dalam tim calon Walikota Pagaralam, Budiarto Marsul-Bambang Hermanto. Lahat dan OKI Calon perseorangan tidak hanya dalam pemilukada Gubernur Sumsel. Pemilukada Bupati OKI dan Lahat diakhir tahun 2008, bisa diikuti calon perseorangan. Kedua pemilukada tingkat kabupaten tersebut berlangsung setelah bulan November atau setelah pemilukada Sumsel yang akan berlangsung bulan September 2008. Anggota KPU Prov Sumsel Joko Siswanto mengatakan, ketentuan UU mengakomodir calon perseorangan untuk Lahat dan OKI. Berakhirnya masa jabatan kepala daerah setempat lebih lama dibandingkan Provinsi Sumsel yang berakhir 7 November 2008. Sedangkan Lahat berakhir bulan Desember 2008 dan OKI bulan Januari 2009. Kami juga akan melakukan sosialisasi calon perseorangan di Lahat dan OKI. Dalam waktu dekat KPU Kabupaten/Kota juga akan mendapatkan sosialisasi calon perseorangan, jelas Joko. Mengenai dukungan untuk calon perseorangan dalam pemilukada gubernur mengalami penambahan. Dari perkiraan dukungan lebih dari 280 ribuan menjadi 302.634 jiwa atau 4 persen dari jumlah penduduk Sumsel lebih dari 7,5 juta jiwa. Sedangkan untuk calon perseorangan di Kabupaten Lahat mencapai 18.585 jiwa dan Kabupaten OKI mencapai 27.238 jiwa. (lihat tabel) Namun demikian calon perseorangan baik gubernur maupun bupati/walikota menurut Joko, sebaiknya mengumpulkan dukungan melebihi jumlah minimal yang ditentukan. Hal itu untuk mengantisipasi jika diantara dukungan yang dinyatakan tidak sah setelah diverifikasi oleh PPS, PPK, KPU Kabupaten/kota serta KPU Provinsi.
|